Tuhan Penyembuhku

PhotoGrid_1464798727759-1

 

Syaloom all Stefaners,

 

Aku Siena mau sedikit sharing nih… yang pasti sih tentang kebaikan dan keajaiban Tuhan yang belum lama aku alami sekitar 3 minggu lalu. Tepatnya hari Selasa sekitar hampir jam 11 malam aku mengalami kecelakaan motor. Saat itu kondisinya sedang gerimis dan jalanan licin tidak lihat ada mobil berbelok lawan arah dan aku langsung ngerem tangan mendadak karena kaget. Otomatis dengan kecepatan yang cukup tinggi saat itu aku terpental jauh dari motor. Pada waktu itu posisi badan aku yg jatuh di bagian kanan dan masih dalam keadaan sadar hanya berkata “Puji Tuhan” sambil tertawa agak bodoh, tapi saat itu yang ada dalam pikiranku hanya satu… yaitu posisi jatuh bagian kanan dan kaki kanan lagi dimana tiga tahun lalu akupun mengalami kecelakaan parah di bagian kaki kanan dan ada syaraf yang tidak pada tempatnya. Bisa dibilang sampai sekarang aku cacat, memang tidak tampak dari luar, hanya saja sekarang aku tidak bisa terlalu banyak berlari atau terlalu lama berdiri karena ketika kambuh bagian kanan mulai dari pinggul sampai ke kaki itu akan nyeri dan mati rasa serta lumpuh sejenak. Jika sudah demikian harus segera disuntik dengan beberapa jarum serta obat-obatan, jadi ketika jatuh yang bagian kanan lagi aku sedikit bersyukur hahaha….

 

Saat itu aku ditolong oleh beberapa orang dan mereka cukup takjub aku masih sadar dan tidak ada luka darah atau apapun dan beberapa orang mau mengantar ke Rumah Sakit takut terjadi gegar otak atau luka dalam, tapi aku menolak saat itu. Sesampainya di rumah, akupun langsung istirahat dan keesokan harinya aku panggil tukang urut dan pergi ke dokter, ternyata semuanya baik-baik saja, hanya keseleo dan memar di beberapa bagian saja, syukurlah :)

 

Keesokan Rabu… ehhmm bete, suntuk pastinya… tidak bisa bekerja hanya bisa istirahat di rumah, tidur, berdoa, mendengarkan lagu. Sesampai malamnya karena agak panas, gerah dan berpikir bahwa aku tidak sakit apa-apa juga, aku pergi mandi. Saat di kamar mandi buka baju dan wow….speechless, kaget banget biru-biru memar yang kaya ubi ungu di beberapa bagian tubuhku hilang entah kemana… masih sakit sih memang, tapi sudah tidak separah tadi pagi, benar amaze dan keesokannya aku sudah bisa mengendarai motor lagi untuk menghadiri PD Stefanus.

 

Sampai sekarang aku tidak tahu kemana hilangnya memar-memar aku tersebut. Apakah imanku yg menyembuhkankah? Tapi yg jelas apapun itu, aku benar-benar bersyukur sekali kepada Tuhan yang kuasaNya begitu luar biasa. Aku cuma mau bilang ke teman-temanku, tetaplah berdoa dimanapun kapanpun jangan pernah memilih jam doamu hanya ketika kamu mau makan, mau tidur, dan mau bepergian saja tetapi setiap saat, setiap waktu, karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi satu jam ke depan kepada kita. Namun jika kita sudah di dalamNya, satu jam yang akan terjadi di hidup kita nanti, baik suka dan duka kita akan tetap terjaga dan diberkati :)

 

Siena